Tito Karnavian "Kalau Ada POLANTAS Di Lapangan Minta Uang Damai Di Rekam Saja,Nanti Saya Pecat Langsung Secara Tidak Hormat,Jangan Takut" Sebarkan




Dianggap banyaknya oknum polisi terlebih anggotanya di bagian divisi POLANTAS yang sering meresahkan dan bahkan menyusahkan masyarakat, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menyatakan dengan segera akan mengubah cara pemolisian terutama oleh anggota-anggota di lapangan yang kerap kali berhadapan dengan masyarakat.

"Saya berharap Polri harus melakukan suatu perubahan. Karena memang cara pemolisian dan masyarakat juga berubah. Tuntutan tranparansi semakin hari semakin jelas. Pemolisian Polri harus menyesuaikan dengan perubahan-perubahan yang ada," ungkapnya pada Kamis (13/10/2016).Tito mencontohkan ‎dulu, seorang tersangka tidak bisa mempraperaldilkan statusnya. Namun kini tersangka punya hak untuk mengajukan praperadilan atas penetapan status tersebut.Sehingga penyidik pun harus berubah, tidak bisa sewenang-wenang dan seenaknya dalam menetapkan tersangka. Harus betul-betul melakukan penyelidikan dan penyidikan yang cermat.

BACA : Bukan Gertakan Belaka,Pak Tito Karnavian Buktikan Janjinya Dengan Langsung Pecat 9 Anggota POLANTAS Yang Melakukan Pungli,Sebarkan

"Lalu sekarang ini kemajuan teknologi terus berkembang, masyarakat bisa merekam setiap aktivitas anggota Polri yang menyimpang dan dilaporkan. ‎Jadi anggota juga harus merubah prilaku dan harus jadi teladan,Terlebih utama yang saat ini sudah menjadi polemik masyarkat luas yang selalu saja menjadi sorotan yaitu para anggota polantas yang bertugas di lapangan sering bekerja di luar dari ketentuan hukum yang secara terang terangan melakukan pemerasan saat ingin di tilang jadi dalam hal ini saya meminta bantuan dari seluruh lapisan masyarakat untuk jangan pernah takut apa lagi resah dan di ancam ancam oleh anggotanya dan jangan pula takut untuk merekam para anggota yang bekerja tidak semestianya atau minta UANG DAMAI di kala anda di tilang,karena saya yang orang yang paling pertama membela masyarakat INDONESIA jika ada ancaman dari anggota saya kepada masyarakat INDONESIA" tegasnya.

Lebih lanjut mantan  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme ini juga menginginkan agar kinerja seluruh anak buahnya meningkat‎ dan performanya kian maksimal.

"Sederhana saja, saya harap kinerja meningkat dan performa anggota maksimal. ‎Jadilah pengayom masyarakat yang baik, semakin melayani," tutur Tito.Termasuk Tito juga berpesan agar sinergritas dengan lembaga penegak hukum lain seperti KPK dan Kejaksaan juga harus ditingkatkan dan dieratkan

Sumber Video : Liputan 6 

105 Responses to "Tito Karnavian "Kalau Ada POLANTAS Di Lapangan Minta Uang Damai Di Rekam Saja,Nanti Saya Pecat Langsung Secara Tidak Hormat,Jangan Takut" Sebarkan"

  1. Gimana mw direkam, kita ngomong aja disalahin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klu. Di sumut,plagiat jadi incaran dan selalu mencari kesalahan yg tak pernah dilakukan di daerah lain.

      Delete
  2. Gimana mw direkam, kita ngomong aja disalahin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rekam tinggal buka hp, apa hubungannya ma mulut, udah di gampangin msh aja cari alasan

      Delete
    2. Orang berpendapat lu bilang cari alasan? Lu sehat?

      Delete
    3. Emang kenyataannya benar, buat bicara aja disalahin sambil di bentak

      Delete
    4. Orang yg berpikiran negatif punya kelebihan dg membuat ALASAN, sedangkan orang yg berpikiran positif punya kelebihan dgn membuat SOLUSI jalan keluar. RIGHT !!!

      Delete
    5. Kebanyakan makan batre lu tong

      Delete
    6. ntar klo hpnya masih belum ada kamera....pijam sama polisinya....

      Delete
    7. Ya pasti dsalahin org ngmongnya salah..klo bcaranya pake aturan itu lebih baik

      Delete
  3. Di batam kasus damai gini pling bnyk smua rata2

    ReplyDelete
  4. Pertegas juga dengan biaya pengurusan SIM karena di daerah saya biaya pengurusan SIM tidak sesuai dengan PP 10 mengenai Penerimaan Negara Bukan Pajak.

    ReplyDelete
  5. Revolusi mental harus di istiqomah kan ... karena prilaku tergantung drpd ahlak ...maka yg harus di benarkan adalah ahlak nya yg akan secara otomatis merubah prilaku anggota polri di lapangan... jazakallah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantab pak. Benar sekali pendapat nya

      Delete
    2. Mantab pak. Benar sekali pendapat nya

      Delete
  6. seharusnya masyarakat sekarang yg harus meluangkan banyak waktu, karena kami akan tilang semua pelanggar lalulintas, jgn mohon mohon ya !!! kalau audah ditilang

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf kalao kaca spion da ganti apa tu termaksud pelanggaran gak. mohon info nya tq

      Delete
    2. maaf kalao kaca spion da ganti apa tu termaksud pelanggaran gak. mohon info nya tq

      Delete
    3. Ente tukang tilang? Apa makan uang haram juga? Hati" itu perut isi belatung, ingat alam kubur, siksa pedih,, ya kali kalo pnya keluarga di nafkahin duit haram

      Delete
  7. seharusnya masyarakat sekarang yg harus meluangkan banyak waktu, karena kami akan tilang semua pelanggar lalulintas, jgn mohon mohon ya !!! kalau audah ditilang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hhaa ngarep bgt lu... mohon ma lu musrik. Tilang lok mang slh is oke nma mohon*.. looo gk slh dslh* hin. Brantem aja.

      Delete
  8. Kadang masyarakatnya yg ingin damai suru sidang kagak mau

    ReplyDelete
  9. Knapa lbih bnyak mlih bayar dilapangan it krna kurangnya pemahaman kami tentang pmbyaran pelanggaran di pengadilan kmudian jga kami tkut di persulit di pengadilan jdi kami lbih memilih byar di tempat dri pda kmudian hari harus di persulit dg bolak balik ke pengadilan jdi saya srankan pak kapolri utk adakan seminar tntang pelanggaran dan pembayaran pelanggaran di pengadilan dan kami harapkan klu kami diadili di pengadilan agar tdk dipersulit krna slama ini kami org bawah akan dan tdk berpengetahuan akan slalu ditekan oleh oknum2 penguasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul juga, tapi klw dipersulit d pengadilan, ya rekam saja dan krm pula seperti d jalan. Kan gak rumit. Kirim ke you tube. Beres...

      Delete
    2. Betul juga, tapi klw dipersulit d pengadilan, ya rekam saja dan krm pula seperti d jalan. Kan gak rumit. Kirim ke you tube. Beres...

      Delete
    3. Betul juga, tapi klw dipersulit d pengadilan, ya rekam saja dan krm pula seperti d jalan. Kan gak rumit. Kirim ke you tube. Beres...

      Delete
    4. Betul juga, tapi klw dipersulit d pengadilan, ya rekam saja dan krm pula seperti d jalan. Kan gak rumit. Kirim ke you tube. Beres...

      Delete
    5. Kasus yg saya temui apabila Orang disidang, na bayarnya g lewat rekening negara tpi bayar tunai ke jaksa itu sama aja bohong...

      Delete
    6. Aq pernah ngrekam tp di bentak bentak trus aku di ancam mau di penjarain... Trus gmn ituuuuuuu

      Delete
    7. Aq pernah ngrekam tp di bentak bentak trus aku di ancam mau di penjarain... Trus gmn ituuuuuuu

      Delete
  10. kalo kejadiannya di kota provinsi bagai mana bapak tau pak, kami tidak di kasih tau lapornya kemana? masalahnya klo lapor ke polda provinsi juga pasti ribet. kasih website atau no hp dong pak.

    ReplyDelete
  11. ini baru pemimpin yang tegas..
    mantap pak, kami mendukung...

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  13. Yg bayak terjadi pungli itu di samsat. Setiap mau bayar pajak di setiap loket beda beda tarifx dengan stnk yg sama. Lain org lain tarif. Terus kalau samsat dikatakan online kenapa setiap bayar pajak dibilang ongkos kirim padahal cuma pengesahan pajak. Pada hal polri bukan polisi palopo polisi mksr atau polisi apalah. Kita butuh tranparansi pak.

    ReplyDelete
  14. Enak damai sih pak kalo sidang makan waktu terus pengalaman nih pernah kenak tilang dijakarta padahal mau pulang kelampung suruh balik lagi besok gimana, mungkin sistim titip nya ke petugas di perbaiki aja biar uangnya ngk masuk kantong sendiri

    ReplyDelete
  15. Syarat pembuatan SIM yg harus dibenahi dulu pak,masyarakat smua ingin membuat sim,tp kalo mohon SIM sendiri gk bakal lulus,lewat biro jasa mahal,akhirnya byk pengendara motor yg gak bisa punya SIM.( Fakta)

    ReplyDelete
  16. Banyak pak kapolri disepanjang jalan tol tuh kerjaan PJR malak2 sopir... apus aj PJR... ga ad manfaat nya ko ad PJR diruas tol...

    ReplyDelete
  17. Knpa pengurusan SIM berkendara( SIM C atau A) tiap polres berbeda-beda ..khususnya Papua... apa krn ongkos kirim dari jakarta mahal kh... tolong penjelasannya ..

    ReplyDelete
  18. Kemarin kita ngk salah apa apa sy dalam mobil sendirian tapi tetap aja kita mau diatahkan untuk titip sidang dengan uang 100 rp tapi sy tidak mau yg saya tanyak salah sy apa tapi tetap aja dia bilang mau titi sidang dan sy buru buru pada saat itu jadi sy suruh tilang aja biar ngk dapet uangnya ..akihir nya sy sidang nati tgl 21 ...salam pak kapolri ...semoga sukses ya ..

    ReplyDelete
  19. Kemarin kita ngk salah apa apa sy dalam mobil sendirian tapi tetap aja kita mau diatahkan untuk titip sidang dengan uang 100 rp tapi sy tidak mau yg saya tanyak salah sy apa tapi tetap aja dia bilang mau titi sidang dan sy buru buru pada saat itu jadi sy suruh tilang aja biar ngk dapet uangnya ..akihir nya sy sidang nati tgl 21 ...salam pak kapolri ...semoga sukses ya ..

    ReplyDelete
  20. Mantap,.klu memang benar" diterapkan bravo pak Tito

    ReplyDelete
  21. Mantap,.klu memang benar" diterapkan bravo pak Tito

    ReplyDelete
  22. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  23. smpe dunia ini meledak sekali pun image polisi ga akan prnh baik krn di rusak sm polantas khususnya
    bkn sprti moto polisi yg katanya mengayomi melindungin dan melayani masyarakat yg ada cm membodohi masyarakat dan itu dah jd rahasia publik

    ReplyDelete
  24. sudah di bayar dari pajak rakyat, masih saja mencekik rakyat,oknum keparat, pernah saya mengalami pengambilan bb 2sepeda motor,hanya semalam parkir d pos lantas500rb, sudah rakyat susah d buat susah lagi,itu kejadian 5bulan yg lalu, dan pernah taun 2008 jg sama ambil bb,1sepeda motor100ribu dan itu katanya d kasih ke atasanya masih kurang, inilah contoh oknum oknum keparat,tapi jg masih banyak para anggota polisi yg baik jg.

    ReplyDelete
  25. Apakah selain di rekam kita sebagai masyarakat boleh menanyakan surat tugas kepada polisi tersebut? kebanyakan klo tanya soal surat tugas polisi malah bilang ngapain tanya2 surat tugas.

    ReplyDelete
  26. Bagaimana kalau si pelanggar lalu lintas ga mau bayar tune sementara dalam perjalanan jauh apakah bisa petugas ngsih srat tilang warna biru biar bisa bayar di bank biar langsung masuk ke negara terimakasih

    ReplyDelete
  27. Apakah selain di rekam kita sebagai masyarakat boleh menanyakan surat tugas kepada polisi tersebut? kebanyakan klo tanya soal surat tugas polisi malah bilang ngapain tanya2 surat tugas.

    ReplyDelete
  28. Gimana rekamnya pak, pastilah hp kita diambilnya dan dirusaknya, tak mungkin dia diam aja untuk direkam.

    ReplyDelete
  29. Kalo salah, trus direkam. Yg merekam malah di masukin lobang yg sama donk. Sama2 salah. Polisi = pecat , pengendara = denda. Ya mending bayar di tempat. :D murah .

    ReplyDelete
  30. Pembuatan SIM C1 sebanyak 1 buah 300 rb loh pak...

    ReplyDelete
  31. Tp aneh nya kenapa damai ditempat lebih murah dripada di sidang?? Di persidangan pun Kita hanya dtg utk bayar denda Dan pulang,Kita tidak DPT membela diri,kemaren sy kena tilang karna polisi nya bilang sy melanggar lampu merah padahal ketika sy lewat Msh lampu hijau ketika ITU jalanan macet di Dan kemudian lampu nya merah tp ada beberapa mobil Msh d d kemacetan lampu merah ,disini sy merasa tidak ada keadilan Dan toleransi sedikitpun,Dan aneh nya polisi ITU langsung menulis Surat tilang buat Saya walaupun sy audah membela diri tp ttp saja ditilang,Kalau begitu lebih baik semua lampu merah Yg ada diindonesia INI d kasih waktu semua biar semua pengendara DPT menganalisis ketika melewati trafic light.sekian terima kasih

    ReplyDelete
  32. Dipalembang banyak pak tempat kelahiran bpk istilah mereka banjir kalau banyak yang ditilang mencari alasan kesalaha

    ReplyDelete
  33. Dipalembang banyak pak tempat kelahiran bpk istilah mereka banjir kalau banyak yang ditilang mencari alasan kesalaha

    ReplyDelete
  34. Selama masih ada denda thd pelanggaran bagi pengemudi kendaraan bermotor pasti ada salam tempel, krn dianggap lbh murah dibanding dg denda, saran utk Bpk Kapolri hapus model denda n diganti dg model peringatan dg cara pemberian lobang pd SIM, apabila sdh 3 kali tdk mengindahkan mk dilakukan pencabutan SIM, dst...dst. Juga pengurusan SIM sangatlah mhl tdk sesuai dg peraturan yg ada, oleh krn itu perlu dialihkan ke institusi lainnya (DPPKAD) dg harapan mudah dilakukan pemeriksaan oleh INSPEKTORAT,BPK dll

    ReplyDelete
  35. Kalo mau pembenahan intansi kepolisian jangan tebamg pilih dilingkup bawahan, apakah sudah sesuai apa yg seharusnya diterima bawahan tentang hak haknya dilapangan, jangan hanya menuntut kwajiban aja akan tetapi hak dari pada anggota apa sudah sesuai apa masih disunat oleh atasannya. Smoga tdk tebang pilih

    ReplyDelete
  36. Perjelas juga dikirim ke mana rekamannya. Disuruh rekam dan kasi ke Polisi situ juga, malah kita nanti yg diteror atau dicarikan masalah baru

    ReplyDelete
  37. OmDo, gak usah tunggu rekaman bru pak, proses aja semua rekaman yg lalu2 yg sdh di upload masyarakat

    ReplyDelete
  38. Di perbatasan aceh-medan sudah jadi makanan polantas. Uang orng aceh di peras.

    ReplyDelete
  39. Coba survey saja pada pemilik SIM berapa orang yg mengeluarkan uabg sesuai dengan tarif resmi.
    Pilihannya beli atau tak punya SIM

    ReplyDelete
  40. Kami masyarakat Indonesia ,menginginkan bapak Kapolri melihat sendiri apa yang terjadi di lapangan,,kami sudah capek dengan kata "masyarakat melaporkan,masyarakat merekam dan terakhir kami yang jadi saksinya ,,hingga masalah tetap masalah Pak Kapolri".

    ReplyDelete
  41. Kami masyarakat Indonesia ,menginginkan bapak Kapolri melihat sendiri apa yang terjadi di lapangan,,kami sudah capek dengan kata "masyarakat melaporkan,masyarakat merekam dan terakhir kami yang jadi saksinya ,,hingga masalah tetap masalah Pak Kapolri".

    ReplyDelete
  42. Jemput bola dong Pak.,.selidiki yg di lapangan,, kl g dari dalam mana bisa berubah,,., kl masyarakat yg lapor,,.ntar hidupnya jd susah pak,,,

    ReplyDelete
  43. Polantas di pintu keluar pasar ģrosir jatinegara sering melalukan pungli suka memeras orang pulang belanja.. tolong telusuri rekam lalu laporkan.

    ReplyDelete
  44. aku di mintain uang damai.. gara gara2x spiong motor bukan ory

    ReplyDelete
  45. Yg bener itu. Bukan masalah disini. Tapi masalah yg ngetem sembarangan itu diberantas. Terutama jakarta. Kl polisi sdh berani tegas tilang yg ngetem. Baru bagus.. kl masih takut ama mereka. Jgn pake baju polisi lagi

    ReplyDelete
  46. caranya gampang pak klu mau tidak susah cukup kapolres sama kapolsek yang di ancam

    ReplyDelete
  47. Nanti main rekam tanpa ijin bisa dipenjara lg...inget kasus papa minta saham...merekam untuk kebaikan akhirnya mlh dilaporkan ke polisi...karna merekam tanpa ijin

    ReplyDelete
  48. Paling enggak di setiap pos polisi itu harus ada CCTV yg sekilan bisa mendengar semua pembicaraan oknum polantas dan juga pengendara yg bersalah dan di diwajibkan keseluruhan transaksi harus di dalam pos,dan kalau ada yg melanggar harus di beri sangsi kayak nya lebih simpel.dan gak perlu ngeluarin HP buat ngerekam...satu lagi kalo sependapat polantas tidak bileh menilang di sembarang tempat kalo bukan lagi memang diperintahkan kapolda buat ngadain Rahzia.terima kasih

    ReplyDelete
  49. Paling enggak di setiap pos polisi itu harus ada CCTV yg sekilan bisa mendengar semua pembicaraan oknum polantas dan juga pengendara yg bersalah dan di diwajibkan keseluruhan transaksi harus di dalam pos,dan kalau ada yg melanggar harus di beri sangsi kayak nya lebih simpel.dan gak perlu ngeluarin HP buat ngerekam...satu lagi kalo sependapat polantas tidak bileh menilang di sembarang tempat kalo bukan lagi memang diperintahkan kapolda buat ngadain Rahzia.terima kasih

    ReplyDelete
  50. Paling setidaknya bakalan ada upload'an rekaman setiap hari yang harus bapak urusi...
    Dan saya yakin bapak gak akan lihat semua tentang rekaman tersebut...
    Ibaratkan bambu runcing pak, kebawah makin tajam keatas makin tumpul...
    Bapak pasti taulah yang di bawah itu sebagai apa...

    ReplyDelete
  51. Sudah sebaiknya kapolda tiap daerah memantau sendiri aksi oknum aparatnya di lapangan karna masyarakat sendiri sudah resah dngan damai ditempat yg dilakukan oknum lantas, masyarakat malaporkan malah masyarakat itu sendiri yg nanti akan jadi korban.

    ReplyDelete
  52. KAPOLDA tu yg meminta setoran sama bawahab nya sendiri....

    ReplyDelete
  53. YANG SEKITARAN LANGKAT, APALAGI YANG DAERAH BESITANG, BIKIN KESAL, APALAGI MOBIL PLAT DI LUAR BK, MODARRRRR

    ReplyDelete
  54. Boro2 mau ngerekam.. bisa2 kita disikat duluan ama polisinya.. trs kalo kelacak, stlh dia dipecat trs mlh balas dendam ke kita apa ga berabe idup kita? 😅

    ReplyDelete
  55. Anak teman sy baru kuliah smstr 1 diberhentikan polisi dgn alasan harus mendahulukan mobil lewat didaerah pos polisi jatiwaringin bekasi lalu sipolisi gendut tsb menahan stnk tanpa surat tilang sambil berkata nanti sore bawa nasi padang ya buat buka puasa + rp 50.000 buat denda. Krn blum prnah berurusan dgn keparat eh aparat anak tsb menuruti kemauan sipolisi gendut tsb. Lalo dilaporkan apa bisa polisi tangkap polisi ?eragukan ni

    ReplyDelete
  56. Kalau di rekam tindak lanjutnya kemana pak kapolri. di Indramayu silahkan di survey di Polres Lama tempat Damai. saya pernah di tilang minta surat biru, karena buru-buru saya ambil suratnya aja, saya setor ke Bank, ternyata Bank mengecek tidak di cantumkan nomor rekeningnya. akhirnya saya berusaha mengambil STNK pada tanggal di tentukan di PN indramayu, PN Indramayu STNK saya tidak ada, kata PN Indramayu suruh ngambil di kantor Kejaksaan Indramayu, ternyata di Kejaksaan pun STNK tidak ada, dan di suruh ke POLRES, ternyata di POLRES saya di bisiki suruh ngambil di POLRES LAMA Indranayu di situ tempatnya sepi saya masuk di mintai uang damai 75.000 entah uang itu masuk ke Kas Negara atau siapa?

    ReplyDelete
  57. BGai mna cara bt laporan nya dan di kirim ks mana...??

    ReplyDelete
  58. BGai mna cara bt laporan nya dan di kirim ks mana...??

    ReplyDelete
  59. Dilombok kalo razia polisinya pake calo. Kita di stop jarak dri pembuatan surat tilang sekitar 50 meter. Yg stop kita memang polisi. Tapi surat2 kendaraan sim serta stnk dikasi ke calo. Selama jalan ke tmpt pembuatan surat tilang kita nego2an dulu sama calonya. Kalau ditilang 100 ribu. Kalau bayar disaya 50 atau rokok 3 bungus. Itu yg pernah sya diminta.. kreatif juga kan.. jdi polisinya gk salah.

    ReplyDelete
  60. Senang bisa berkunjung di blog Anda. trims.

    Buruan Gabung Sekarang Juga Bersama MGMPOKER88 dan Dapatkan Juga Bonus Hingga Jutaan Rupiah disetiap Harinya Hanya Disini.
    poker online

    ReplyDelete
  61. Sya pernah mau merekam cumn kepencet memotret jdi hp bunyi akhir a hp saya d sita kata a sya ga sopan

    ReplyDelete
  62. Di negara negara lain, contoh Thailand, polisi tidak selalu langsung main tilang atau meminta Uang, tetapi mereka lebih sering melakukan penyuluhan atau sosialisasi tentang pelanggaran, memberikan penjelasan, lalu si pengendara dilepas kembali. Contoh sy pernah berboncengan motor sama temen, hanya karena jaraknya kira kira 200 meter dari rumah temen ke tempat tujuan kami yg kebetulan di jalan raya, maka saat kami diberhentikan karena tidak menggunakan Helm, maka setelah polisi memberitahukan kesalahan kami yg tidak mengenakan helm, sekalipun jarak tempuh hanya 50 mtr - 100 mtr tetap wajib memakai helm. Lalu si polisi setelah menasihati, di melepaskan kami dan berharap agar tidak diulangi lg !! Jadi para POLANTAS di negara luar tidak pernah meminta uang dgn alasan tilang dn sebagainya, tetapi mereka lebih kepada mengayomi masyarakat. Itu sikap yang bener !!

    ReplyDelete
  63. Kalau dikabupaten saya, uang damai tu masih ada. Tp yang jadi pertanyaan saya, pembayaran pajak kendaraan. Setiap saya bayar pajak motor saya sellu melebihi dari yang tertulis di STNK. Pajak motor saya 265 rb tp diambil 317 rb. Jadi yang 52 rb itu uang apa ya pak. Mohon untuk dijelaskan lagi. Kejadian bukan sekali atau dua kali, bahkan hampir setiap masyarakat diambil lebih uang pajaknya. Mungkin ditempat lain pernah mengalaminy. Mohon berbagi pendapatnya. Biar kedepan tidak ada prasangka buruk. Terima kasih

    ReplyDelete
  64. 1.Susah kl dh urusan ma polantas yg ada mlh diada adain alesannya, bahkan d bodohin & ditakut2n, jd mendingan "sodakoh" drpd urusannya panjang & d anggap melawan aparat, smp gmanapun g akan menang.
    2. Gmn msyarakat mo taat aturan bikin SIM susah,mahal yg akhirnya ttp mlah bikin lahan proyek baru bt "oknum" polisi.
    3. Di Kab saya SIM Baru/perpanjangan diurus sendiri/pake jasa "oknum" biayanya sama ga ada bedanya MAHAL "heran"
    4.Bt Bpk Kapolri "Bravo" tumpas habis "oknum2 polisi".

    ReplyDelete
  65. mungkin klw aturan berkendara di perjelas kepada setiap pengendara roda 2 dan 4... untuk menghindari ketidak pahaman si pengendara dengan pihak hukum, krna realitasnya banyak pengendara heran degan aturan yang di kenakan pada saat proses pemeriksaan Lantas... saran mungkin aturan itu bisa di selipkan di Selembaran STNK secara Tertulis....

    Hukum Harus Diperjelas......
    Salam Pemuda Indonesia

    ReplyDelete
  66. ini buktinya gan http://www.mabesajo.com/2016/10/bukan-gertakan-belakapak-tito-karnavian_18.html di baca gan

    ReplyDelete
  67. ini buktinya gan http://www.mabesajo.com/2016/10/bukan-gertakan-belakapak-tito-karnavian_18.html di baca gan

    ReplyDelete
  68. Bagai mana dengan polisi yg rasia tnpa papan pmbritahuan

    ReplyDelete
  69. Bagai mana dengan polisi yg rasia tnpa papan pmbritahuan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu sudah melanggar aturan razia polantas...
      Pasti.a itu ilegal...

      Delete
  70. .bagaimana klok kita mau merekam, tpi polisi mengancam atas nama UU IT....

    ReplyDelete